• PKBM KASIH PACITAN
  • PENDIDIKAN NON FORMAL PAKET A,B,C

MBAH MESIRAN MENGIKUTI UJI KESETARAAN

PKBM Kasih Pacitan - Tak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu, pepatah ini sepertinya cocok untuk menggambarkan perjuangan mbah Mesiran , Dari Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo bapak ini tinggal dan lahir di  Pacitan,14 Maret 1963 yang saat ini  berusia 60 tahun. Pasalnya Mesiran  3 Tahun yang lalu  mengikuti ujian kejar paket B setara SMP dan berkomitmen melanjutkan ke program paket C sehingga pada hari ini tanggal 13 mei tahun 2023 telah mengikuti Uji Kesetaraan berbasis komputer yang telah di selenggarakan secara serentak oleh lembaga PKBM/SKB.

 

Meski tidak sendirian, namun dirinya adalah peserta paling tua diantara peserta ujian paket C lainnya di PKBM Kasih Pacitan , Bapak  yang sudah memiliki anak  dan  cucu tersebut tetap semangat belajar meski usia sudah senja. Mesiran yang sehari-hari berprofesi sebagai petani  ini mengaku bersemangat mengikuti uji kesetaraan tahun 2023 “ biasane cekelane arit mas sak iki nyekel leptop”  kata mesiran sambil tertawa lepas , Ia juga berpesan kepada peserta lain agar tetap semangat untuk selalu belajar agar tidak seperti dirinya yang usianya semakin tua baru menyadari akan pentingya pendidikan.

 

Salah satu alasan utama di balik semangatnya tak lain adalah dukungan penuh dari teman,keluarga, khususnya anak-anaknya.Selain itu, Mesiran  juga percaya bahwa belajar tidak memandang usia karena selama ada di Bumi manusia tentu masih perlu belajar. menyadari penuh jika usianya sudah tua dan memiliki cucu namun mesiran  mengaku sangat senang mengikuti ujian .Selain Mesiran , terdapat 47 peserta lainnya yang mengikuti ujian yang difasilitasi oleh PKBM Kasih Pacitan.

 

Kisah Mesiran di atas seolah membuktikan jika usia bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih impian dan belajar. Tak peduli meski sudah memiliki cucu sekali pun, pendidikan tetap menjadi prioritas bagi beberapa orang.

 

Komentari Tulisan Ini